Oleh: riyan17 | 16 Maret 2014

Materi Manajemen Koperasi dan Metode Penelitian

Untuk meningkatkan partisipasi Mahasiswa dalam proses pembelajaran dan meningkatkan animo mahasiswa dalam partisipasi aktif didalam setiap proses pembelajaran tanpa terganggu dengan proses  pencatatan materi perkuliahan, maka silahkan download materi Manajemen Koperasi  Dan Metode Penelitian pada link download dibawah ini :

MANAJEMEN KOPERASI TATAP MUKA I

MENULIS LATAR BELAKANG MASALAH PENELITIAN

MANAJEMEN KOPERASI TATAP MUKA 2

Oleh: riyan17 | 19 Februari 2014

Materi Pelatihan Blog Dosen

Silahkan download materi Pelatihan blog Dosen pada link berikut : blog DOSEN

Oleh: riyan17 | 30 Agustus 2013

STIE INDRAGIRI AKAN DIAKREDITASI

TEST PAGE

Akreditasi atau pentauliahan adalah suatu bentuk pengakuan pemerintah terhadap suatu lembaga pendidikan swasta.[1] Salah satu contoh akreditasi adalah akreditasi pada metode tes laboratorium dan sertifikasi spesialis yang diperbolehkan mengeluarkan sertifikat resmi suatu yang telah memiliki standar.[2]

Mengikuti perubahan dan kemajuan jaman adalah juga hal yang harus terjadi dalam dunia Perguruan Tinggi. Perubahan era dimana dituntut daya kreativitas dan kematangan serta daya tahan dalam menghadapi tuntutan jaman membutuhkan perubahan dalam sistem pembelajaran di Perguruan Tinggi. Secara khusus di era teknologi informasi dimana arus informasi yang dapat diakses oleh setiap orang seakan tak berbatas dan setiap orang dengan amat mudah dapat terhubung dengan orang lain.

Metode pembelajaran yang dahulu lebih banyak berpusat pada dosen (Teacher Centre Learning) sudah tidak sesuai lagi. Mahasiswa diharapkan lebih dapat bersikap proaktif dan bertanggung jawab terhadap hasil belajarnya, guna mendukung dihasilkannya lulusan yang kompeten dan mempunyai daya kreativitas bagi generasi digital maka perlu dilakukan perubahan kurikulum yang seimbang.
Kurikulum dimaksud adalah yang dapat mendukung terciptanya iklim belajar yang supportif dan memfasilitasi mahasiswa untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab pribadi dan mengembangkan kemampuan bekerja dalam team. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) ini sebetulnya sudah diluncurkan semenjak tahun 2004. KBK merupakan implikasi dalam bidang pendidikan dari disyahkannya UU No. 22 tahun 1999 tentang Otonomi Daerah diikuti oleh PP No. 25 tahun 2000 tentang pembagian kewenangan antara Pemerintah dan Kewenangan Daerah. Dalam KBK, dosen tidak hanya mengajar tetapi juga berperan sebagai fasilitator, motivator, dan inspirator.

Secara tertulis, peran sebagai fasilitator, motivator, dan inspirator ini seakan memberikan tugas baru bagi dosen. Namun, peran ini juga memberikan pengalaman yang berbeda yang berujung bagi kesadaran baru mengenai hakekat profesi seorang dosen. Dosen bukan satu-satunya sumber pengetahuan bagi mahasiswa. Dengan sistem KBK dosen mendapat peluang yang lebih besar dalam memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai materi keilmuan yang lebih sesuai dengan pengalaman masing-masing dosen. Ibaratnya mengarahkan mahasiswa yang bisa berbelanja sayur namun belum bisa memasaknya. (ditulis dan disaring dari sumber psikologi UGM)

Oleh: riyan17 | 5 Juni 2012

MATERI METODE PENELITIAN

Buat para sahabat yang ingin mendownload materi Metodologi Penelitian, dibawah ini link downloadnya ya :

MENULIS TELAAH PUSTAKA dan HIPOTESA

populasi

TEKNIK ANALISA DATA

Oleh: riyan17 | 27 Januari 2012

Belajar SPSS Basic

Silahkan download materi spss di link berikut :spss for windows basic [Compatibility Mode]

Oleh: riyan17 | 25 Januari 2012

Contoh Soal Praktek MS Excel

Silahkan download contoh soal praktek MS Excel pada link berikut ini :  CONTOH SOAL UJIAN PRAKTEK MICROSOFT EXCEL

Oleh: riyan17 | 14 Januari 2012

PDF EKONOMI MIKRO LENGKAP FREE DOWNLOAD

Silahkan kawan – kawan download pdf ekonomi mikro lengkap pada link download berikut :  EKONOMI MIKRO

Oleh: riyan17 | 17 Agustus 2011

Seindah Hiasan Adalah Istri Solehah

Siapakah wanita yang menjadi ahli Syurga? Apakah ciri-ciri atau sifat-sifat yang menjadi kunci bagi wanita memasuki syurga?

Sebuah hadis Nabi menyatakan: Daripada Anas, Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda yang bermaksud: “Apabila seorang perempuan mendirikan sembahyang lima waktu, berpuasa sebulan (Ramadhan), menjaga kehormatan dan taat kepada suami, dia akan disuruh memasuki syurga melalui mana-mana pintu yang dia sukai.” (Hadis Riwayat Ahmad)

Menurut hadis di atas sekurang-kurangnya ia telah menggariskan empat dasar atau sifat utama yang menjadi teras bagi seorang wanita muslimah memasuki syurga, iaitu menunaikan kewajipannya kepada Allah dalam makna melaksanakan ibadah-ibadah yang diwajibkan ke atasnya seperti sembahyang, puasa, dan lain-lain ibadah wajib yang mampu dilaksanakan.
Sebuah hadis menyebutkan bahawa sembahyang adalah perkara pertama yang akan disoal di hari Kiamat.

Daripada Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, Nabi Sallallahu Alahi Wasallam bersabda: “Sesungguhnya perkara yang pertama sekali dikira dari amalan hamba di hari kiamat ialah sembahyang; sekiranya sembahyang itu sempurna, maka beruntung dan berjayalah dia, dan sekiranya ia rosak, maka kecewa dan rugilah dia, kalau kewajipan fardhu masih kurang, Allah berfirman: Lihatlah adakah amalan-amalan sunat untuk menyempurnakan kekurangan tersebut. Demikianlah seterusnya dengan amalan yang lain” (Hadis riwayat at-Tirmizi)
Disamping menunaikan kewajipan kepada Allah, menunaikan hak dan kewajipan kepada suami juga merupakan hal yang tidak boleh diabaikan oleh seorang wanita.

Tertunainya hak dan tanggungjawab suami barulah akan turun keredhaan dan rahmat Allah kepadanya. Menjaga kehormatan diri juga merupakan hal yang digariskan oleh hadis di atas. Antara hal-hal yang boleh diketegorikan dalam konteks menjaga kehormatan itu ialah mempunyai sifat pemalu, jika suaminya keluar dia akan menguruskan dan menjaga dirinya dan harta suaminya dengan amanah. Bila suaminya datang kepadanya dia akan menjaga mulut daripada menyebutkan perkataan yang tidak elok didengar.

Sebuah hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menyatakan bahawa: “Sesungguhnya sopan santun dan keimanan adalah saling berkaitan, jika salah satunya dikeluarkan, yang satu lagi juga akan hilang serentak.” (Hadis Riwayat Baihaqi)

Maksud hadis ini ialah jika kesopanan atau sifat malu sudah hilang, iman juga akan hilang bersama-samanya. Betapa besarnya pengaruh antara kesopanan dan keimanan kepada diri seorang wanita itu, Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menegaskan dengan sabda baginda: “Apabila sesesorang itu terlibat dengan penzinaan, ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu mencuri ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu meminum arak ia bukan lagi seorang beriman, apabila seseorang itu menyelewing setelah diberi amanah oleh orang lain ia bukan lagi seorang beriman, dan apabila seseorang diantara kamu menipu ia bukan lagi seorang beriman, oleh itu berjaga-jagalah!”

Taat kepada suami merupakan satu lagi sifat wanita yang digambarkan oleh hadis yang dipaparkan di awal makalah ini. Taat kepada suami adalah tanggungjawab isteri yang wajib di sempurnakan. Sebuah hadis yang diriwayatkan oleh al-Imam Bazzar Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda: “Kamu sampaikan kepada perempuan yang kamu jumpa, bahawa taat kepada suami, dan mengakui hak-hak suami, sama pahalanya dengan berperang dan bertempur dengan musuh-musuh Islam di medan pertempuran, tetapi sedikit sangat daripada isteri-isteri yang menyempurnakan hak-hak suami mereka.” (Hadis riwayat Al Imam Bazzar)
Isteri adalah pusat dan sumber kebahagiaan dan ketenteraman di dalam sebuah rumahtangga. Ia perlu mempunyai sifat-sifat sabar dan perhatian yang sepenuhnya kepada suami dan juga anak-anak.

Sikap inilah yang boleh mewujudkan suasana yang tenang, aman dan damai dalam rumahtangga. Dalam hal ini, para isteri sayugialah akan sentiasa bersikap baik kepada suami.
Saidina Abu Bakar Radhiallahu Anhu meriwayatkan bahawa Rasullullah Sallallahu Alaihi Wasallam pernah bersabda: “Seorang wanita yang menyakiti hati suami dengan lidahnya, dia mendatangkan celaan dan kemurkaan Allah, para malaikat dan umat manusia.”
Selain itu, Saidina Ali Radhiallahu Anhu meriwayatkan sebuah hadis mengenai setiap isteri yang tidak menghormati status suaminya. “Wanita yang berkata kepada suaminya yang tidak melihat apa-apa kebaikan pada suaminya, Allah menghapuskan segala perbuatan baiknya selama 70 tahun, walaupun dia berpuasa selama itu siang hari dan bersembahyang pada malamnya.” (Hadis Riwayat Imam Majah dan An-Nasai)

Berdasarkan huraian ringkas di atas, para wanita semestinyalah mengamalkan sikap taat dan bertakwa kepada Allah, bertanggungjawab kepada suami dan menjaga kehormatan dirinya. Semoga dengan itu, akan mudahlah mereka mendapat rahmat dan keredhaan Allah. Rahmat dan redha Allah itulah yang akan menjamin kebahagian hidupnya di dunia dan di akhirat.

Oleh: riyan17 | 17 Agustus 2011

Bekal Ramadhan

Bekal Iman dan Keyakinan

Puasa adalah sebuah perjuangan lahir dan batin. Hanya orang-orang yang beriman saja bisa melaksanakan puasa, menahan rasa haus dan lapar. Maka dalam Alqur’an firman Allah : Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepadamu puasa sebagai telah diwajibkan kepada kaum sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertaqwa. Perintah puasa adalah panggilan iman; Wahai orang-orang yang beriman, begitu firman Allah. Jadi yang dipanggil adalah hati kita. Karena hanya dengan hati yang beriman orang bisa ikhlas melaksanakan perintah Allah, puasa. Kalau kita teliti dengan seksama secara fisik tidak ada perbedaan mendasar antara orang yang puasa dan yang tidak. Sama saja. Yang puasa kelihatan lemah lunglai karena lapar dan haus. Demikian juga orang yang tidak puasa. Maka orang yang tahu apakah manusia puasa atau tidak hanya Allah dan hati kita. Itulah puasa. Beda dengan ibadah yang lain seperti shalat. Kalau orang yang shalat dan tidak shalat pasti ketahuan bedanya

Bekal Kesabaran

Dalam melakukan ibadah wajib hukumnya untuk sabar dalam menghadapi segala bentuk cobaan apapun. Baik cobaan dari dalam diri kita atau dari luar kita. Tak terkecuali ibadah puasa. Secara lahir ( dari luar kita ) kita akan menghadapi situasi di mana merubah waktu makan kita ke waktu malam. Siang hari tidak maka dan malam hari boleh makan. Secara lahir tidak makan dan tidak minum pada siang hari merupakan sebuah cobaan. Cobaan lahir. Diperlukan kesabaran untuk tidak makan mulai imsak hingga saat berbuka puasa ( maghrib ). Menunggu saatnya tiba berbuka adalah pekerjaan yang memerlukan kesabaran. Menunggu selesainya puasa hingga akhir bulan juga merupakan pekerjaan yang harus mengedepankan kesabaran.

Sedangkan secara batin ( dari dalam diri kita ) orang yang sedang melaksanakan ibadah puasa tidak boleh melakukan hal-hal yang bisa membatalkan puasa seperti mencaci maki saudara, marah, membicarakan kejelekan saudara seiman seagama, berbohong dan lain-lain. Kalau hal tersebut maka kita tidak akan mendapatkan pahala apa kecuali hanya haus dan lapar. Seperti sabda Nabi : Banyak yang melaksanakan puasa hanya tinggal lapar dan haus.

Bekal Kesehatan

Di bulan ramadhan, jagalah kesehatan. Merubah waktu makan kita ke waktu malam dalam beberapa hari masih memerlukan adaptasi. Untuk itu diperlukan kesehatan agar kita bisa melaksanakan puasa dengan baik. Sehat adalah faktor penting agar puasa kita berjalan dengan lancar. Nabi memang bersabda : Berpuasalah maka kamu akan sehat. Tak ada salahnya juga kan kita menghadapi puasa dengan bekal kesehatan yang prima.

Older Posts »

Kategori