Oleh: riyan17 | 19 Mei 2011

A Story of Jhony Cast: The Die Story of Blues Legend


Kisah cinta sejati seorang lelaki:
Jhon adalah pemuda biasa yang jatuh cinta pada teman sepermainannya Marry, dikala usia mereka masih belia. Namun sayang Jhon tak pernah berani mengatakannya, sebab Marry slalau menganggapnya teman biasa. Hingga usia remajapun Marry tidak pernah memberinya kesempatan untuk mengungkapkan isi hatinya.

Jhon terus tertekan ketika ia tahu bahwa Marry telah ada yang memiliki dan kesempatan itupun makin sirna. Namun Jhon tidak pernah menyerah, justru hal itulah yang menjadikannya sebagai cambukan dalam hidupnya. Tulisan demi tulisan, ungkapan hatinya ia hasilkan hingga ia piawai bermain gitar dan menciptakan lagu.

Namun sayang dikala karirnya mulai naik, Marry menikah dan pindah ke Amerika. Mendengar kabar pernikahan dan perpindahan itu membuat Jhon makin terguncang, hingga obat-obatan penenang menjadi teman setianya. Namun hal itu tidak mematikan kariernya bahkan karya-karyanya semakin menjadi hits di seluruh Britania Raya. Hingga suatu ketika ia berada pada puncak kariernya. Ia bergelimang materi dan wanita, namun rasa cintanya terhadap Marry tak pernah sirna. Hingga suatu ketika company recording-nya memberikan kesempatan padanya untuk tour promosi keliling Amrik. Disinilah semuanya akan berakhir.

Hingga suatu ketika Marry mendengar bahwa akan ada musisi Britania negara asalnya akan tampil di kotanya Cichago. Hari yang di tunggupun tiba, Marry dan suaminya melihat konser itu. Marry terkejut ketika ia melihat bahwa sang musisi itu adalah teman sepermainannya yang sering ia acuhkan cintanya dulu. Hingga konser berakhir Marry mencoba menenmuinya & iapun berhasil, Jhonpun tak pernah menyangka dan terkejut setengah mati, namun jhon tetap kecewa sebab Marry datang bersama suaminya.

Beberapa hari di Cichago Jhon sering menemui Marry, seolah ia kembali muda sebab cinta yang sudah lama mati kini bersemi kembali, hal ini membuat hidup Jhon lebih berarti, hingga ia membatalkan tour ke kota berikutnya. Tampaknya Jhon telah dibutakan karna cinta. Disinilah cerita cinta ini akan berakhir.

Malam itu Jhon menemui Marry di tempat yang sangat indah dan romantis, dengan tujuan agar Marry mau menuruti kemauan Jhon, untuk pergi meninggalkan suaminya. Namun sayang Marry begitu setia terhadap suaminya, tetapi memang benih-benih cinta telah tumbuh diantara mereka sehingga Marry begitu bingung dan gundah. Hingga larut malam mereka terus terbuai dalam buaian-buaian cinta, namun Marry mempunyai pendirian kuat hingga Marry mampu berkata selamat tinggal pada Jhon. Dengan berlinangan air mata akhirnya Marry meninggalkan Jhon di tempat itu sendiri.

Beberapa saat berlalu Jhon tetap tunduk dalam kesedihan hingga ia mendengar ada sebuah berita bahwa kecelakaan hebat telah terjadi, hal ini membuat perasaan Jhon tidak enak, hingga ia memutuskan untuk meniggalkan tempat itu untuk melihat kecelakaannya. Betapa terkejutnya ia ketika menyaksikan mobil yang terbalik dan rusak hebat itu adalah mobil Marry. Dan dari jauh tampak wanita terbujur kaku beberapa meter dari mobil itu dan tampak polisi sibuk mengidentifikasi mayat itu. Jhonpun mendekat namun takala ia tahu bahwa itu adalah Marry, Jhon takkuasa berdiam diri, ia sangat terpukul dan bermaksud memeluk tubuh Marry, namun keinginannya tak terlaksana sebab Polisi menghalanginya, Jhon berontak, pukulan demi pukulan ia terima, hingga ia pingsan. Keesokan harinya Jhon tersadar dan ketika ia ingat Marry, ia sangat sedih, kalut dan menjerit-jerit. Ia segera bangkit dan keluar dari Rumah Sakit itu menuju pemakaman Marry. Setelah prosesi pemakaman selesai Jhon tak kuasa meninggalkan makam itu, hingga larut malam tiba, Jhon tetap berada di samping makam itu, Jhonpun tak sadar sudah begitu banyak obat penenang yang ia telan, ia terus berteriak, menangis, dan menyanyi-nyanyi berlinangan air mata. Hingga tanpa sadar ia telah mengambil pistol yang berada di pinggangnya, letusan pelurupun terdengar, hingga mengagetkan pengawal pribadi Jhon sehingga tersadar dari tidurnya dan sesaat kemudian menadapati bahwa Jhon sudah tergeletak bersimpah darah di atas makam Marry, Jhon talah tewas! Koran Pagi akhir November 1970 di seluruh Amrik dan Britania memuat headline tentang kematian Jhon yang tragis itu (sumber : longleytime)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: