Oleh: riyan17 | 30 Maret 2010

LAPANGAN USAHA KOPERASI

1.1. Usaha Langsung Berkaitan Dengan Kepentingan anggota

Bagi koperasi produksi yang bertugas menjualkan barang produksi para anggotanya. Hasil usaha dapat diperoleh apabila pembayaran yang diserahkan kepada anggota atas barang yang dipasarkan koperasi lebih rendah daripada hasil penjualan barang tesebut kepada pihak ketiga. Bagi koperasi konsumsi hasil usaha dapat berbentuk apabila pembayaran yang dilakukan koperasi kepada pihak ketiga (penjual barang) ditambah biaya-biaya, lebih rendah daripada harga yang dibayarkan anggota kepada koperasi.dari kedua keadaan diatas akan menghasilkan suatu kelebihan yang biasa disebut sisa hasil usaha.biasanya sisa hasil usaha ini dibagi-bagi menurut  beberapa tujuan. Misalnya untuk cadangan, dibagikan kepada anggota, untuk dana pembangunan daerah, usaha social dan sebagainya.

Cara lain untuk mendapatkan tambahan modal dari hasil usaha adalah apa yang disebut dana berputar. Dana berputar merupakan salah satu cara untuk mengumpulkan modal yang berasal dari anggota melalui hasil usaha koperasi sendiri.

Ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh koperasi dengan mengumpulkan dana berputar antara lain :

1)      Meningkatkan kepercayaan terhadap kemampuan sendiri , dan selanjutnya akan selalu berusaha menolong dirinya sendiri apabila mendapat kesulitan, tidak menggantungkan diri pada orang lain.

2)      Mempererat hubungan anggota dengan koperasi, masing-masing anggota memasukkan modalnya sesuai dengan transaksi yang mereka lakukan dengan koperasi.oleh karena itu mereka akan lebih hati-hati dalam mengelola koperasi, sebab didalam koperasi tersimpan sebagian dari kekayaannya.

3)      Mempertinggi rasa kegotong royongan antar anggota, karena modal koperasi dikumpulkan dari anggota, maka besarnya modal yang terkumpul sangat tergantung pada aktivitas anggota. Dengan demikian apabila ada anggota yang kurang giat meningkatkan produksim, anggota yang lain akan mendorongnya.

4)      Dengan semakin kuatnya modal koperasi akan mempertinggi kepercayaan pihak lain yang berhubungan dengan koperasi.

1.2. Koperasi Juga Melayani Bukan anggota

Adakalanya koperasi sudah dapat mengumpulkan dana dari para anggotanya pada awal berdirinya koperasi, tetapi merasa belum cukup untuk menjalankan usahanya. Lebih-lebih bila uang dari anggota belum terkumpul semuanya. Dalam keadaan semacam itu koperasi sering memilih pinjaman sebagai sumber modalnya. Begitu pula yang dilakukan oleh koperasi yang sudah berjalan, tatapi modalnya dirasa masih sangat terbatas, tidak jarang koperasi mencari pinjaman.

Salah satu contoh cara koperasi untuk merangkul dana dari bukan anggota adalah dengan system kredit simpan pinjam, dimana koperasi memperoleh keuntungan akan bunga pinjaman yang diberikan kepada bukan anggota, yang hasilnya digunakan sepenuhnya untuk kesejahteraan anggota sesuai dengan yang telah digariskan dalam anggaran dasar dan anggarana rumah tangga koperasi.


Responses

  1. Pak mau tanya apa bisa tidak koperasi dalam kegiatannya tidak pernah membuat laporan ke uangan dan tidak pernag ada RAT tahunan dan tidak pernah mengeluarkan SHU untuk anggota?Apakah bisa kita meminta agar diperiksa oleh akuntan pablik sebagai internal pemeriksa? apakah bisa koperasi ini dibubarkan?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: